Enkripsi? Sebuah Pengantar Kriptografi

kriptografi-1-pligseb7pezsp6w66e4phz0kg4hfuabnowlb1ip910
Pengertian Kriptografi

Keamanan suatu data merupakan hal yang paling penting untuk selalu dijaga kerahasiaannya. Karena  informasi yang dibuka atau diungkapkan tanpa  kontrol eksplisit dapat digunakan oleh beberapa pihak untuk tujuan jahat. Untuk itu dikembangkanlah sistem keamanan berbasis jaringan komputer (cybersecurity) pada saat itu. Dimana, salah satu alat yang banyak digunakan saat ini adalah kriptografi.   Apa  definisi umum dari cryptocurrency? Kriptografi berasal dari kata Yunani kryptos dan graphein. Kryptos berarti rahasia atau tersembunyi, sedangkan graphein berarti menulis. Jadi, secara umum kriptografi adalah proses penulisan atau pengiriman pesan secara rahasia dan tersembunyi.   Namun, jika dikaitkan dengan penggunaan teknologi digital,  kriptografi adalah studi teknis tentang plainteks yang disusun secara acak, menggunakan kunci enkripsi untuk mengubah skrip menjadi teks keras. dibaca (ciphertext) oleh pengguna yang tidak memiliki kunci dekripsi.

Sejarah Kriptografi

Secara historis, kriptografi cukup populer pada masa kejayaan bangsa Yunani sekitar  400 SM. Alat yang digunakan untuk membuat pesan tersembunyi dalam peradaban Yunani disebut skytale. Bentuk sabit itu sendiri adalah batang silinder yang terdiri dari kombinasi  18 huruf.   Dan pada masa pemerintahan Julius Caesar dari Kekaisaran Romawi, adopsi kriptografi semakin didorong oleh pertimbangan  stabilitas negara. Jadi, berdasarkan dua aspek, klasik dan modern, kriptografi memiliki tujuan yang sama, yaitu sistem yang aman.

Gambar 1 | Skytale
Jenis-jenis Kriptografi

Selanjutnya, kita akan membahas jenis-jenis cipher berdasarkan penggunaannya.   

  1. Fungsi hash
    Pertama, fungsi hash yang digunakan untuk meringkas data dan mengirim interpretasi telah diringkas. Jenis kriptografi ini menggunakan persamaan matematis, dimana algoritma  mengambil nilai numerik sebagai input, yang kemudian dirangkum oleh sistem hashing.   Jika Anda menggunakan metode ini, Anda tidak memerlukan kunci, karena fungsi tersebut telah disesuaikan dengan langkah-langkah skenario transmisi data  satu arah (langsung).
  2. Kriptografi Kunci Publik
    Kriptografi kunci publik telah menjadi konsep revolusioner dalam perlindungan data selama 300-400 tahun terakhir, di mana istilah ini sering disebut sebagai kunci publik. . Kunci publik ini menggunakan dua kunci yang saling berhubungan, yaitu kunci publik dan kunci privat.   Kriptografi kunci publik dianggap lebih aman daripada kunci simetris. Jenis cipher ini biasanya menggunakan metode RSA, dan beberapa contoh metode lainnya antara lain teknik DSA, PKC, dan  kurva eliptik.
  3. Kriptografi Kunci Simetris
    Jenis kriptografi kunci simetris ini juga dikenal sebagai kunci rahasia, yang berarti bahwa penerima dan pengirim informasi hanya menggunakan satu kunci untuk mengenkripsi data. Jenis cipher yang digunakan menggunakan AES (Advanced Encryption System). Metode kunci simetris dinilai lebih efisien dibandingkan dengan menggunakan metode lain.
Gambar 2 | Skema Kriptografi Kunci Simetris

Kesimpulan

Kriptografi adalah teknik pengiriman pesan secara tersembunyi dengan menggunakan fitur enkripsi data.   Jenis  kriptografi meliputi fungsi hash, cipher simetris, dan kunci publik. Beberapa keadaan yang ada dalam kriptografi modern  adalah otentikasi, kerahasiaan, integritas, dan non-penolakan.   Gunakan sistem kriptografi untuk mengamankan data Anda saat mengakses informasi di Internet. Hasilnya, data Anda lebih aman dan terlindungi dari spam atau peretasan  ilegal.


Share postingan ini:

One Response

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *